Monday, October 28, 2013

Inilah Aku Saat Kamu Tak Ada.

Inilah aku saat kamu tak ada. 

Ada kesedihan mendalam saat aku dipaksa untuk merelakan kamu yang saat ini dimiliki.

Aku seperti tertikam benda tajam yang sengaja menggores luka untuk ragaku.

Ternyata usahaku untuk merelakan kamu sejauh ini belum tuntas. Dan melihat senyum bahagiamu untuk yang lain membuat hati ini semakin pedih. Aku pernah berjanji, untuk selalu menciptakan tawa pada harimu. Untuk menghapus luka dalam hatimu. Tapi justru kini aku tak berdaya untuk lakukan itu. Karna akulah yang menghancurkan harapan besarmu padaku. Hingga saat ini kamu melangkahkan kaki untuk pergi, bahkan tanpa permisi.

Inilah aku saat kamu tak ada.

Kepahitan yang harus aku terima ternyata semakin jelas rasanya.

Karena tanpa kamu. tak ada yang manis bisa kurasa.

Senyum wajahmu yang biasanya selalu meluluhkan amarahku, kini hanya bisa dipandang olehnya. Sentuhan lembut dari jemarimu yang sanggup menahan egoku, kini tak ada lagi. Tak ada lagi tatapan penuh kasih yang tulus untuk meyakinkan aku memang layak memiliki kamu.

Inilah aku saat kamu tak ada.

Aku kehilangan separuh alasanku untuk menjalani hidup ini. Atau mungkin seluruhnya. Aku kehilangan tujuan untuk meraih masa depan. Karna masa depanku kini tlah disinggahi yang lain. Itu karena aku, yang pernah tidak menahan kepergianmu.

Inilah aku saat kamu tak ada.

Aku kini seperti puisi yang kehilangan kata, tak ada artinya.

Rapuh melihatmu bersama dia. Ketika sekelilingku mencoba untuk memberi semangat, rasanya tak akan membara seperti yang kamu buat.

Inilah aku saat kamu tak ada.

Hanya mampu mendatangi tempat yang pernah kita lalui, sendiri.

Aku seperti jiwa yang tak berkawan pada pencipta. Hanya mengharapkan kamu sang bahagia, mendapati aku berdiri disini penuh luka.

Inilah aku saat kamu tak ada.

Aku pernah bersinggah pada hati yang kukira memberi kenyamanan. Namun ternyata itu semakin membuatku melihat bayanganmu begitu jelas. Aku keliru. Ternyata semenjak kepergianmu, aku mencari sosok yang seperti kamu. Tanpa pernah aku mau sadari bahwa takkan pernah kutemui lagi yang seindah kamu.

Inilah aku saat kamu tak ada.

Penuh derita.

Inilah aku saat kamu tak ada.

Terus melawan logika bahwa aku mampu menjalani hari tanpa kamu. Dengan melewati getir dan pahit diawalnya.

You are a very meaningful lesson. You are the truth ever taught me many things. You are wonderful memories that gives me the awareness, that I should keep and grateful for your presence in my life.


Kamu adalah sesuatu yang selamanya akan selalu memberikan aku pelajaran. Untuk saat ini, biarlah aku masih setia untuk selalu mendekap bayangmu dalam benakku.


With Love, MP♥

No comments:

Post a Comment

Sebelum Melangkah

Terik cahaya pada siang itu membangunkan tidurku yang tak lelap sedari malam pukul sebelas. Mataku dipaksa terbuka oleh keadaan yang rumi...