Posts

Hal Yang Patut Direnungkan

Image
Aku belumur keluh kesah yang sia-sia selama tidak mendapatkan apa yang kuharapkan. Tanpa dibius rasa tertegun akan berkat-Nya yang berlimpah aku masih bersungut-sungut. Lupa mensyukuri segala yang Ia berikan tanpa kuminta, seperti hembusan nafas misalnya. Kadang aku merasa bahwa berjalan bersama Tuhan Yesus terlalu berliku dan panjang tiada akhir. Tanpa aku sadari, setiap aku kehausan aku diberi-Nya “air”. Tanpa biaya aku diberkatinya meski tidak berlimpah atas kaca mata manusia. Seharusnya aku merenungkan ini terlebih dahulu. Dengan jumawa aku menyalahkan Tuhan atas keadaan yang kuterima ini. Lagi-lagi tanpa sadar aku menggantung Iman yang kumiliki sejak aku lahir. Rasanya seperti begitu lama aku ada di gurun ketidak mewahan. Tak memiliki sesuatu tuk dibanggakan, tak ada prestasi yang bisa kuperlihatkan, tak ada harta untuk memberi lebih kepada orang-orang. Ini begitu perih, Tuhan. Aku bagai telapak kaki yang terlupakan. Tanpa aku sadari bahwa sejak aku lahir, Kau telah men...

Secarik Pesan Untuk Putri Tunggalku

Image
Dentuman detak jantung yang seirama dengan langkah kaki putri tunggalku menuju altar, membuatku menitikkan air mata bahagia dengan tangan gemetar. Ia merangkul lengan tanganku dengan lembut, senyum menyapa ribuan tamu yang datang untuk menyaksikan pemberkatan pernikahan. Sesekali ia melambaikan tangan kepada rekan dan teman-teman. Lima langkah sebelum sampai di altar, langkah putriku terhenti dan mengecup pipi keriputku yang tak sekencang dulu. Air mataku belum turun membasahi wajah sampai akhirnya pria yang ia pilih tuk mendampinginya seumur hidup meraih tangannya mengambil putriku untuk berdiri berdampingan di depan pendeta.             Hai nak, pria yang putri tunggalku pilih untuk mendampinginya seumur hidup.. Aku belum pernah mengenalmu sebelumnya. Namun kehadiranmu dalam hidupnya telah membawa banyak perubahan. Ia jadi lebih lama saat mandi sekarang sambil bernyanyi dengan merdu suaranya. Sesekali ia kebingungan u...

Tangan Kanan Yang Kau Sembunyikan

Image
          #Playing ->  Somebody's Heartbreak - Hunter Hayes   Canda tawa yang tak terhitung sudah berapa jumlahnya, kitalah penciptanya. Sebuah hadir yang tak terselip dalam doa, mengisi sebuah kekosongan yang rindu tentang keberadaan. Pemberi warna tiap ruang kosong. Pemancing emosi pada sedikit candaan yang terucap. Bukan yang paling istimewa, namun yang selalu ada.             Pria canggung yang tak pernah mau menurunkan rasa gengsinya kepadaku, terima kasih pernah berani tuk menyapa. Kamu pernah terasa nyata pada khayalan yang fana. Semangat melabuhkan jari-jari membentuk kata dan saling memberi kabar di layar kaca iPhone . Berawal entah dari bait yang mana pertemanan ini terasa tidak biasa. Jika memang hanya teman, mengapa aku disembunyikan?             Telah banyak cerita tanpa judul yang kau bagi pada ru...

Salah Satu Dari Mereka, Pergi.

Image
Hampir berakhirnya minggu ketiga pada bulan lima ditahun ini memberi kabar duka untuk kawanku di seberang kota. Mendung awan malam menyiratkan kesedihan tentang sebuah kepergian. Ia ditinggal salah satu sahabat terbaiknya untuk kembali pada Pencipta manusia.  “Oh Tuhan...”  gumamku dalam hati saat mendapat kabar duka ini dari kawan baruku. Bagaimana bisa aku ikut merasa kehilangan meski mengenalpun tidak pada sahabat terbaik kepunyaan kawan baruku ini. Semakin ikut pilu dinding hatiku saat kawan baruku berkata  “Ia yang terbaik yang kupunya. Aku bangga memilikinya” . He lost his best friend.......            I'm not fukcin* fine. He said. ​ Ada keceriaan mewarnai intonasi suaranya saat bercerita beberapa sahabat terbaik yang ia miliki sejak masih duduk di bangku SMA.  “Kami memang aneh. Tapi memiliki mer eka itu adalah suatu kebanggaan. Sekarang kami lagi berjuang di jalan masing-masing. Ada beberapa planning ke depan yang mau ...

Karena Kamu.

Image
Sejuknya pagiku dihiasi semangat baru saat melihat namamu tertera pada layar handphone milikku. Teringat aku pada hari ini bahwa.. Usiamu bertambah lagi satu tahun. Maaf bila masih terekam jelas dalam ingatanku tentang kita beberapa bulan yang lalu. Masih membekas perbincangan saat itu yang membuat hatiku sedikit terluka. Pagi sejuk yang dibumbui awan gelap akhirnya membuat aku semakin dalam hanyut pada saat pertama kali diizinkan Tuhan menatap indah wajahmu. Tanpa sengaja memori ingatanku secara cepat memberi gambar yang lebih jelas, bahwa pertemuan pertama itulah awal dari segala cerita yang tanpa judul ini berlayar. Ada tawa yang sudah lama tidak kulihat dari sosok yang baru. Kita membicarakan sesuatu yang sempat membuatku tak berkutik karena tawamu semakin indah dalam pandanganku. Maaf bila sampai saat ini, ternyata kamu masih jadi yang pertama memberi warna pada hariku setelah sebelum kamu ada yang mampu membuatku kecewa lebih dalam. Karena kamu, aku mengenal lagi arti dar...

After Being Wounded

Image
#NOWPLAYING ; YIRUMA - PASSING BY Marsha menikmati suasana senja yang jauh lebih bahagia setelah menjalani hari-hari sulit dalam hidupnya selama 2 bulan ini. Sejenak ia memejamkan mata indahnya lalu membiarkan pikiran dan perasaannya dibawa pergi ke belakang. Untuk melihat sudah sejauh mana ia melangkah. Dirinya mulai bercerita..... Lebih dari 60 puluh malam dari hariku sudah berlalu tanpa kamu. Aku sempat mengira bahwa untuk menghabiskan waktu 24 jam tanpa kamu aku tak mampu. Pada sela-sela getirnya sebuah kepergian, aku menyelipkan doa agar Tuhan selalu menjagamu. Terhitung sejak 64 hari yang lalu ada kabar sampai ditelingaku bahwa kamu sudah menjalin hubungan lagi dengan kekasih pada sosok yang baru. Gemetar jemari tanganku mendengar namamu disebut perempuan yang menjadi kekasihmu selain aku. Pada sosok yang bukan Tuhan pilih kau mengkhianati hubungan ini. Pada sesuatu yang tidak pasti kau menaruh namaku pada dinding yang tak lagi ingin kau sentuh. Kurang dari satu min...

Kata Hatiku Yang Tak Terucap.

Image
#Playing - Ariana Grande - My Everything Detik jarum jam yang selalu setia berputar ke arah kanan, mengecoh yakinku pada janji tetap adanya kamu disampingku. Sengatan semut merah kecil mengalahkan perih yang kau tinggal entah dengan sengaja atau tidak, tanpa kabar. Dengan acuh tanpa menorehkan sedikit kepahitan kata selamat tinggal kamu sudah semakin jauh pergi tanpa kelihatan. Semakin hari semakin jauh, semakin aku tidak mengenali kamu juga parasmu. Kita pernah sedekat ini, lalu terpisah tanpa ada satupun rindu melekat. Ada yang tidak terima disini. Hati yang tak merasa sakit ketika kamu pergi, namun dilukai dengan timbunan janji yang kau ingkar sendiri. Kamu datang tanpa diharapkan, kini pergi pun tanpa penjelasan. Terlihat sama seperti mereka yang sebelum kamu singgah dihidupku, namun bedanya aku pernah memiliki kamu dengan doa indah pada setiap tutur kata yang ada. Kau telah sengaja tanpa permisi memilih bungkam serta sama sekali tidak ada sedikit gerakkan tuk ...