Posts

Semakin Jauh

Image
Now Playing - Austin Mahone "Someone Like You" Kepada langit gelap yang diselimuti awan abu-abu, aku menatap ke atas melalui atap rumah yang transparan. Tidak ada putih awan yang  bermain di atas. Hanya kekelaman yang senang bersinggah disana hampir 30 menit terakhir setelah letihku bisa dihempaskan ke atas tempat tidur di kamarku yang nyaman. Aku tidak sedang membahas hujan deras yang sebentar lagi turun. Hanya begitu terkesima bahwa sore ini aku dan semesta punya suasana hati yang sama. Jauh dari kecerahan yang bisa membuat langkah ini mudah untuk maju ke depan. Saat ini rasanya lebih nyaman mengumpat di balik tembok berwarna gelap agar tak terlihat. Pandangaku sedang tak mampu mencari arah. Petunjukku hilang entah kemana. Kini hidupku sedikit (lebih banyak) sulit untuk menghadapi kenyataan. Aku pun tidak tahu apa aku terlalu bodoh untuk berusaha menyimpan perasaan yang entah akan terbalaskan atau sebaliknya. Meski sejujurnya aku siap gila bila harapan-harapa...

Kepergian Akan Membawamu Kembali Pulang.

Image
NOW PLAYING - DEPAPEPE "TIME". Kepada cahaya yang hampir padam di atas awan telah kupanjatkan sepatah dua patah kalimat kepada Tuhan. Rasanya aku ingin menangisi sebuah kepergian yang akhirnya akan membuat ia kembali sesekali. Langit semakin abu-abu lalu gelap meyelimuti sore itu. Hari pertama tahun 2016. Tatapanku membeku pada tumpukkan barang yang rapih di dalam kardus-kardus cokelat berisi baju, buku, sepatu juga barang berharga lainnya yang memiliki cerita. Aku diam dan termenung haru di hadapan semuanya.  Cukup berat untuk melepaskan sesuatu yang sudah lama menetap. Tidak hanya menjadi halaman terbaik untuk menuliskan kisah cerita tetapi juga sebagai rumah yang selalu membuatku ingin kembali pulang ketika kehadirannya datang. Memasuki tahun keempat mengenal ia dengan baik adalah cara Tuhan menganugerahkan “karya”-Nya berperan dalam hidupku. Ia menjadi tempat ternyaman untuk bersandar setelah keluarga yang kupunya.  Tuhan   begitu apik membiark...

Kau Lebih Indah Dari Ucapan Kata

Image
Hari - hari berlalu sama seperti biasanya Hanya saja lebih indah karena engkau selalu ada Sebelum matahari terbit kau sudah membuka mata Untuk memulai hidup yang penuh suka dan duka. Mom.. Engkau selalu berarti untukku tak hanya dihari ini Kau seperti doa dari setiap hati seluruh anak di dunia Yang selalu kuat dalam cobaan dan memberiku cermin agar mampu melawan derasnya air mata yang turun bagai hujan. Kau adalah inspirasi yang berharga dari terbentuknya kehidupan. Memapahku supaya tegar menghadapi rintangan. Selalu percaya Tuhan dan tetap membangun setumpuk kesabaran Kesuksesan yang kuraih adalah segelintir doa yang kau awali dalam keyakinan Engkau memang indah lebih dari sekumpulan awan Cinta kasihmu tak pernah padam selalu tumbuh dalam keabadian. Ini aku, yang menyebutmu sebagai pahlawan sepanjang usia. Telah menahan kami selama sembilan bulan dan menderita Adalah hal yang tak mungkin dilakukan oleh manusia biasa Kau lebih sempur...

Hal Yang Patut Direnungkan

Image
Aku belumur keluh kesah yang sia-sia selama tidak mendapatkan apa yang kuharapkan. Tanpa dibius rasa tertegun akan berkat-Nya yang berlimpah aku masih bersungut-sungut. Lupa mensyukuri segala yang Ia berikan tanpa kuminta, seperti hembusan nafas misalnya. Kadang aku merasa bahwa berjalan bersama Tuhan Yesus terlalu berliku dan panjang tiada akhir. Tanpa aku sadari, setiap aku kehausan aku diberi-Nya “air”. Tanpa biaya aku diberkatinya meski tidak berlimpah atas kaca mata manusia. Seharusnya aku merenungkan ini terlebih dahulu. Dengan jumawa aku menyalahkan Tuhan atas keadaan yang kuterima ini. Lagi-lagi tanpa sadar aku menggantung Iman yang kumiliki sejak aku lahir. Rasanya seperti begitu lama aku ada di gurun ketidak mewahan. Tak memiliki sesuatu tuk dibanggakan, tak ada prestasi yang bisa kuperlihatkan, tak ada harta untuk memberi lebih kepada orang-orang. Ini begitu perih, Tuhan. Aku bagai telapak kaki yang terlupakan. Tanpa aku sadari bahwa sejak aku lahir, Kau telah men...

Secarik Pesan Untuk Putri Tunggalku

Image
Dentuman detak jantung yang seirama dengan langkah kaki putri tunggalku menuju altar, membuatku menitikkan air mata bahagia dengan tangan gemetar. Ia merangkul lengan tanganku dengan lembut, senyum menyapa ribuan tamu yang datang untuk menyaksikan pemberkatan pernikahan. Sesekali ia melambaikan tangan kepada rekan dan teman-teman. Lima langkah sebelum sampai di altar, langkah putriku terhenti dan mengecup pipi keriputku yang tak sekencang dulu. Air mataku belum turun membasahi wajah sampai akhirnya pria yang ia pilih tuk mendampinginya seumur hidup meraih tangannya mengambil putriku untuk berdiri berdampingan di depan pendeta.             Hai nak, pria yang putri tunggalku pilih untuk mendampinginya seumur hidup.. Aku belum pernah mengenalmu sebelumnya. Namun kehadiranmu dalam hidupnya telah membawa banyak perubahan. Ia jadi lebih lama saat mandi sekarang sambil bernyanyi dengan merdu suaranya. Sesekali ia kebingungan u...

Tangan Kanan Yang Kau Sembunyikan

Image
          #Playing ->  Somebody's Heartbreak - Hunter Hayes   Canda tawa yang tak terhitung sudah berapa jumlahnya, kitalah penciptanya. Sebuah hadir yang tak terselip dalam doa, mengisi sebuah kekosongan yang rindu tentang keberadaan. Pemberi warna tiap ruang kosong. Pemancing emosi pada sedikit candaan yang terucap. Bukan yang paling istimewa, namun yang selalu ada.             Pria canggung yang tak pernah mau menurunkan rasa gengsinya kepadaku, terima kasih pernah berani tuk menyapa. Kamu pernah terasa nyata pada khayalan yang fana. Semangat melabuhkan jari-jari membentuk kata dan saling memberi kabar di layar kaca iPhone . Berawal entah dari bait yang mana pertemanan ini terasa tidak biasa. Jika memang hanya teman, mengapa aku disembunyikan?             Telah banyak cerita tanpa judul yang kau bagi pada ru...

Salah Satu Dari Mereka, Pergi.

Image
Hampir berakhirnya minggu ketiga pada bulan lima ditahun ini memberi kabar duka untuk kawanku di seberang kota. Mendung awan malam menyiratkan kesedihan tentang sebuah kepergian. Ia ditinggal salah satu sahabat terbaiknya untuk kembali pada Pencipta manusia.  “Oh Tuhan...”  gumamku dalam hati saat mendapat kabar duka ini dari kawan baruku. Bagaimana bisa aku ikut merasa kehilangan meski mengenalpun tidak pada sahabat terbaik kepunyaan kawan baruku ini. Semakin ikut pilu dinding hatiku saat kawan baruku berkata  “Ia yang terbaik yang kupunya. Aku bangga memilikinya” . He lost his best friend.......            I'm not fukcin* fine. He said. ​ Ada keceriaan mewarnai intonasi suaranya saat bercerita beberapa sahabat terbaik yang ia miliki sejak masih duduk di bangku SMA.  “Kami memang aneh. Tapi memiliki mer eka itu adalah suatu kebanggaan. Sekarang kami lagi berjuang di jalan masing-masing. Ada beberapa planning ke depan yang mau ...